Monday, September 15, 2014

Episode Ma'had Al-Jami'ah



Assalamu'alaikum...

Ini adalah hari ke-23 ku di Bandung. Hari-hari yang terlihat menjenuhkan memang, tapi  ketika semua dijalankan warna kejenuhan pun luntur sedikit-demi-sedikit. Apalagi dikelilingi oleh orang-orang yang care sama aku. Ditambah dengan aktivitas sehari-hari di Ma'had Al-Jami'ah.

Ya ampun, aku sampai lupa belum cerita mengenai tempat tinggal ku di Bandung ini. Seperti aku sebutkan di atas, aku bertempat tinggal di Ma'had Al-Jami'ah, aku biasa sebut dengan kata Ma'had. Ma'had itu menurutku asrama yang menyimpan seribu keindahan dan, misteri. Ma'had merupakan asrama khusus puteri yang diperuntukan bagi para Mahasiswi Baru Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Untuk dapat tinggal dan berada di sini tidak sembarangan, melainkan melalui jalur tes. Waktu itu ada tiga jenis materi tes. yang pertama Bahasa Inggris, lalu Bahasa Arab, dan terakhir adalah kuesioner. Hanya mereka yang beruntung dan yang pasti punya kemampuan yang bisa berada di Ma'had. *ecieeee* hihi.

Aktivitas di Ma'had itu sangat beragam dan pastinya bermanfaat sekali. Tiap hari, shubuhan kita wajib untuk berjama'ah setelah itu akan ada bel untuk berkumpul di lapang luas untuk kegiatan Muhadatsah atau conversation. Muhadatsah itu kegiatan untuk melatih bahasa arab. Biasanya yang ringan-ringan, kalau sejauh ini masih sampai bagaimana pengucapan 'Syukron' dan lain-lain sejenisnya. Nah, setelah itu kita masing-masing punya aktivitas lain, ada yang kuliah (kalau ada jam kuliah), ada yang nyuci baju, ada yang mandi, ada yang nyetrika, ada yang nyuci piring, ada yang bercengkrama, bahkan ada yang lanjut bobo cantik, hehe. Lalu ketika matahari telah berada di ufuk barat, kami semuanya bersiap-siap untuk shalat maghrib berjama'ah. Setelah selesai biasanya kita makan malam di kamar masing-masing, dan lanjut shalat Isya. Pada Ba'da Isya itu ada kegiatan pembelajaran. Ada Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kitab turats. Tapi maisng-masing sesuai jadwal, misalnya kalau hari Senin itu jadwalnya Bahasa Inggris, Selasa Bahasa Arab, dan seterusnya. kegiatan pembelajaran hanya Minggu hingga Jum'at saja. Oh iya, ketika malam Minggu tiba *haseek* ada kegiatan dari organisasi HIMAJA (Himpunan Mahasiswi Ma'had Al-Jami'ah). Dan periode 2014-2015 aku termasuk ke dalam pengurus HIMAJA, sebagai anggota di bidang Pers. Saat perekrutan calon ketua HIMAJA, aku tidak mendaftarkan diri ku. Aku terlalu beranggapan bahwa cukup di SMA saja sibuk dengan segala aktivitas organisasi yang syuper dyuper menyibukkan. Dan setelah terpilihnya ketua, aku kabari ke Bapak bahwa aku tidak ikut pencalonan ketua, lalu Bapak bilang aku disuruh ikut HIMAJA, dan mencalonkan diri menjadi anggotanya. Hmm, ya sudah, memang tertarik sih dari awal, cuma yaa anggapan ku bahwa tidak ingin menyibukkan, biasalah hati dan pikiran tidak sinkron. wkwk. Setelah itu di hari Minggu nya biasanya ada kegiatan olahraga bersama, dan siangnya free, dan sampai maghrib baru berjama'ah dan melakukan aktivitas biasa, seperti pembelajaran. Giccuu hehe. Tapi tempat tinggal ku di Ma'had hanya berlaku selama 1 tahun saja, setelah itu kami di usir cantik deh, hussh hussh saanaa *ala sahroni eh syahrini* hehe :p

Sekarang aku lagi bener-bener sibuk dengan tugaas yang membludak. Ingin rasanya back to hometown, tapi jadwal kepulangan ditentukan oleh Ma'had, hanya bisa sebulan sekali pulangnya, huhu :( Hmm gak apa-apa deh, disini aku banyak dapat pengalaman berharga, terutama kemandirian. Di sini harus dipaksa untuk betah :)

Wassalamu'alaikum..



Thursday, September 11, 2014

Apa kabar, Arum?





Assalamu'alaikum..
Sudah lama sekali rasanya aku meninggalkan 'tempat sampah' ini. Terakhir kali aku membuang keluh kesah ku di blog ini mengenai SNMPTN. Tapi sekarang, bukan lagi keluhan-keluhan itu yang beredar disini. Karena, memori itu sudah lewat dan bukan lagi menjadi galau-gemalau ku lagi. Hehe. Kini, aku bertempat tinggal di kota yang sejuk nan damai. Masih provinsi Jawa Barat, tapi bukan Bekasi. Tepatnya, Bandung…

Mungkin semua bertanya-tanya, bagaimana hasil keputusan ku..
Jawabannya, yap! Tekad ku jatuh kepada Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung) dengan jurusan Psikologi!

Sebuah keputusan yang bagiku teramat berat untuk mempertimbangkan antara yang satu dengan yang satu. Setelah pengumuman SBMPTN dan telah dinyatakan bahwa aku tidak lolos (mungkin memang tidak mungkin bisa lolos), masih ada jalan terakhir ku untuk menggapai UNJ. Yaitu, masuk melalui Jalur Mandiri. Dan hasilnya, dari dua Program Studi yang aku pilih, di Sosiologi lah nama ku tercantum. Setelah berpikir panjang dan mempertimbangkan baik dan buruknya, akhirnya pilihan ku bulat untuk merantau ke kota kembang Bandung dengan seribu alasan yang mengiringi kepergian ku. 

Kalian tahu, terasa berat untuk meninggalkan kota sejuta kenangan. Walaupun hanya untuk empat tahun, tapi bagi ku hal ini merupakan sebuah ujian yang benar-benar mengorbankan perasaan demi keharusan. Tapi aku sadar, sebuah kesuksesan tidak di raih dengan pengorbanan yang kecil. Karena sebuah pengorbanan yang besar, akan mendapatkan kesuksesan yang sebanding dengan apa yang telah diusahakannya. 
I believe that Allah is always with me until whenever.

Wassalamu'alaikum!






Sunday, June 22, 2014

Sumpah ini postingan gak jelas! Tapi ada terselip doa di dalamnya :)

Assalamu'alaikum :)

Hari ini adalah tahun ke-4 ayah dari ibu ku tiada. Dan kami (aku dan keluarga ibu) pergi ke makam untuk berkunjung dan mendoakan Almarhum. Tidak jauh dari makam ayah (panggilan kakek) adalah makam amak (panggilan nenek), dan kami sekalian mengunjungi makam amak.

Mendengar kata Amak, jadi teringat perkataan Almarhumah semasa hidup kepadaku, "Kalau kamu bisa dapat sekolah negeri, itu artinya kamu 'membantu' orangtua." maksudnya meringankan beban ekonomi orangtua. Bayangkan saja kalau di Swasta? hmm :) Alhamdulillah dari SD hingga SMA aku diberi kesempatan untuk berada di negeri seperti apa yang disampaikan Amak tersebut. Dan kini, aku telah berhasil menyelesaikan pendidikan ku di jenjang SMA (Sekolah Masa-masanya Asik) wkwk :P
Harapan terbesarku adalah melanjutkan Perguruan Tinggi Negeri. Yap! Negeri (lagi). Perkataan amak yang masih aku pegang sampai sekarang. Dan dari awal masuk SMA aku sudah bercita-cita ingin membanggakan orangtua, dengan sekolah yang serius tidak main-main, dan mendapat hasil ketika pengakhiran di masa itu datang. Dan masa pengakhiran ini pun mudah-mudahan akan berbuah manis seperti yang aku citakan saat itu. Yap, PTN.

Aku belum bercerita mengenai PTN. Alhamdulillah sekali atas keajaiban dan ridho Allah, aku diberi kesempatan untuk mendapatkan apa yang aku citakan. Sebenarnya terlalu complicated untuk diceritakan semua nya disini. Singkat kata singkat cerita, aku dapat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati atau yang lebih di kenal UIN Bandung di jurusan Psikologi. Ya, benar sekali, itu adalah Fakultas idaman ku :) Tapi ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, gak semudah menjentikkan jari. Alasannya? yang pasti soal jauh. yang pasti soal biaya hidup. yang pasti soal pantauan orangtua. dan yang pasti, akan ada yang tersakiti. Tapi, semua administrasi UIN telah diselesaikan, hanya tinggal pengembalian berkas bulan Agustus nanti.

Selagi menunggu pengembalian berkas, gak ada salahnya dong aku coba ikut tes SBMPTN? hehe. dari tanggal 16 Mei jauh dari sebelum pengumuman aku telah daftar SBMPTN, sudah bayar yang pasti, sayang kan kalau di anggurin saja mentang-mentang sudah dapat PTN. Selagi ada kesempatan dan emang bisa, kenapa gak? yaa walaupun banyak yang bertanya-tanya. Apalagi dari pihak SNMPTN nya sangat menyayangkan apabila aku ikut SBMPTN, katanya percuma saja, karena hasilnya juga tidak akan memuaskan aku. Ya sudah, aku terima itu, sangat menerimanya kok. Aku kan cuma iseng saja, penasaran dengan soal-soal SBMPTN tahun ini. Dan apalagi aku kebagian tes di SMA Negeri 46 Jakarta Selatan, sekalian jalan-jalan deh. hehe. dan tanggal 17 Juni kemarin tesnya telah berlangsung.

Di SBMPTN, aku memilih UNJ semua. Psikologi, Sosiologi, serta Bimbingan dan Konseling. Walaupun mustahil, yah aku tetap percaya kuasa Allah kok, karena hanya Dia lah yang mampu membolak-balikkan semuanya, termasuk kemustahilan sekalipun ;) Tapi aku tidak terlalu berharap, apapun hasilnya, itu pasti yang terbaik buat aku. Karena aku yakin, di setiap kejadian yang ada dalam hidup ini, semuanya adalah rencana Allah, dan Allah akan menitipkan dan menyelipkan secerca pesan untuk kehidupanku yang lebih baik, pasti. :)

ya Allah, Engkau yang Maha Mengetahui segalanya. Engkau yang sangat mengetahui keadaan Arum. Arum yakin, Engkau pasti akan memberikan pilihan yang terbaik. Kini, hanya dengan berserah diri lah yang dapat Arum lakukan. Engkau tahu batas kemampuan Arum, Engkau tau bagaimana nantinya Arum dapat menjalani semua. Maka dari itu, berilah yang terbaik untuk Arum. Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa. Aamiin.

Wassalamu'alaikum :)